Pertama kalinya Bermalam di Rumah Sakit
Jumat malam tanggal 15 Juli 2011 aku, mama dan suamiku pergi ke Rumah Sakit. Sore itu pun mertuaku sudah datang ke Jogja. Rencananya nanti mertuaku tinggal dan jaga rumah sementara aku, mama dan suami menginap di Rumah Sakit.
Sebelumnya aku sudah booking kamar kelas I, dengan maksud supaya lebih nyaman karena satu kamar hanya satu pasien. Ini khan pertama kalinya aku melahirkan dan dengan operasi pula, jadi wajar dunk kalau aku mau suasana yang senyaman mungkin. Pas pagi harinya saat aku periksa, kamar kelas I di RS itu masih penuh. Ada pasien yang rencananya pulang besok. Menurut suster jaga, nanti aku akan ditempatkan di kamar lain dulu yang kosong, baru besok dipindah ke kamar yang kelas I yang telah kupesan. Okelah... Aku berharap semoga nanti sore sudah ada yang kosong.
Harapanku terkabul. Pas sorenya aku ke rumah sakit, sudah disiapkan kamar yang kupesan. Rupanya tadi suster telpon ke HP ku tapi tidak kuangkat. Jangan tanya gimana rasanya nginap di RS yaa... Seenak-enaknya kamar kelas I-nya rumah sakit, tetap saja malam itu aku ga bisa tidur. Memikirkan besok dan hal-hal lainnya. Mama dan suami selalu menyemangati dan meyakinkan aku bahwa segalanya akan berjalan lancar. Di kemudian hari aku tahu bahwa sebenarnya mereka pun cemas, terlebih mama, yang takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada bayiku karena posisinya yang sungsang.
Operasi direncanakan jam 6 pagi, sehingga jam 4 aku sudah mandi. Kupikir persiapannya pasti dimulai jam 5. Tetapi setelah aku rapi dan bersiap-siap, ternyata operasi ditunda samapi jam 7, karena ada operasi mendadak pada pasien lain. Okelah...