Kamis, 31 Desember 2009

Cari Batere Modem Sierra Bikin Capek

Kenalin, ini modem yang udah aku pakai hampir selama setahun, Sierra 881u. Awalnya aku tertarik membeli modem sesaat setelah punya laptop. Kupikir, punya laptop tapi ga bisa online khan ga asik. Saat itu aku langsung mencari referensi modem apa yang bagus.



Ada beberapa alasan kenapa pilihanku jatuh ke modem Sierra 881u ini. Pertama, aku pernah lihat teman kantorku pakai modem ini, trus aku tanya-tanya, dari mulai "apaan seh tu?" sampai soal harga dan kualitas sinyalnya. Dia bilang seh, "oke kok, coba aja". Alasan kedua, pas aku tanya kakakku, dia juga merekomendasikan modem sierra ini, alasannya, kakakku lihat temannya juga pakai modem ini dan asik-asik aja. Alasannya lainnya, aku saat itu mengunjungi pameran komputer di Jogja Expo Center (JEC) dan lihat-lihat di brosur yang ada, harga modem Sierra ini yang paling pas di kantong. Finally, kebeli deh tu modem. Tapi aku belinya bukan pas di pameran melainkan di Jogjatronik, pusatnya komputer dan handphone, dengan harga Rp700.000,00.


Hampir setahun, ga ada masalah dengan Sierra cantik ini, internetan lajuuu terus. Nah, baru beberapa minggu belakangan, rasanya mulai susah untuk connect, selalu balik Disconnect. Puncaknya kemarin malam, pas mau main Farmville, eh malah ga bisa connect. Selidik punya selidik, aku buka deh tutup batere modemku, ternyata oh ternyata... baterenya menggelembung boo!


Pas aku coba untuk mengeluarkannya, baterai itu malah mendesis, dan mengeluarkan asap dengan bau yang ga enak.Takut dong aku... Duh, modem kesayanganku nasibnya gimana ya? Terfikir olehku untuk menggunakan modem ini tanpa baterai, dan hasilnya...Ga bisa! Ya jelas lah, seingatku, aku memang ga pernah bertanya ke siapapun, "Bisa ga seh modem Sieera ini dipakai tanpa baterai?"


Maka, jadilah hari ini aku berniat membeli baterai biar modem tersayangku bisa bangun dari komanya. Pasti dong gampang nyarinya, khan di Jogja, toko komputer bejibun! Pas jam istirahat, aku langsung mengunjungi toko dan service komputer terdekat, "Mba ada baterai modem Sierra?". Jawab mba itu, "Ga ada mba".


Masih belum putus asa, aku pun mencari di toko berikutnya, ternyata masih nihil. Berikutnya, selanjutnya dan hingga lima toko aku kunjungi, masih belum ada. Aku pikir, oh mungkin di toko yang besar ada. Jadilah aku menuju jalan Simanjuntak, yang ramai toko komputer besar-besar. Tapi justru aku semakin kecewa. empat toko di jalan itu udah aku samperin, tapi baterai modem Sierra yang kucari belum juga ada. Bahkan, ada penjaga di salah satu toko yang mengernyitkan dahi sambil bergumam, "Emang ada modem pakai baterai?".


Kesel, capek, dan nyaris patah semangat. Tiba-tiba muncul ide bagus yang nyeselnya, kenapa ga terfikir sejak awal. Mending ke Jogjatronik aja, pasti ada! Dulu toh aku beli modem Sierra juga di Jogjatronik. Jauh-jauh, ujan-ujan, aku menuju Jogjatronik. Sesampainya, di sana aku langsung berkeliling dari counter yang satu ke counter lainnya. Ternyata menemukan 'nyawa' untuk modem manisku masih belum berbuahkan hasil. baru setelah mengunjungi sekitar lima toko, aku menemukannya dan tinggal satu!


Alhamdulillah...ketemu juga. Tawar-menawar pun berlangsung seru. Baterai modem yang dibandrol Rp125.000,00 itu akhirnya dilepas dengan Rp105.000,00. Pelit neh masnya, minta turunin lima ribu aja ga boleh. Tapi ga apalah... Toh aku lagi seneng, karena pengorbananku tidak sia-sia. Betapa tidak kusebut pengaorbanan. Aku telah menghabiskan waktu lima jam untuk nyari baterai ini, ujan-ujanan pula.


Ya sudahlah...cukup berbagi cerita. Mungkin teman-teman yang punya modem tanpa baterai tidak perlu mengalami apa yang aku alami tadi. Mungkin juga yang punya modem Sierra seperti punyaku, masih belum mengalaminya karena belum pernah ganti baterai. Beli baterai di toko online aja, saranku, lebih hemat waktu dan tenaga. yah kecuali kalau hari ini emang cuma apesku aja.


Tapi secara umum, aku ga kapok kok pakai modem Sierra 881u ini. Karena berselancar bersamanya merupakan hal yang indah dalam setiap malamku. Wow.

Rabu, 30 Desember 2009

Selamat Jalan Gus Dur, Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roojiun

KH. Abdurrahman Wahid yang biasa kita sapa Gus Dur menghembuskan nafas terakhir di RSCM pada hari Rabu, 30 Desember 2009 pada pukul 18.45. Gus Dur sempat mengalami krisis pada pukul 18.15. Seperti yang selama ini diberitakan,  Gus Dur memang telah lama mengalami komplikasi diabetes, stroke dan jantung.

Kematian ulama terkemuka ini kontan saja mengguncang masyarakat. Apalagi sampai dengan siang hari ini, kondisi kesehatan Gus Dur terbilang masih baik. Bahkan selama beberapa hari terakhir, Gus Dur sempat melakukan  ziarah ke makam ayah dan kerabatnya.

Ada sebuah kisah menarik mengiringi kepergian Gus Dur. Sebelum wafat, Gus Dur bercerita kepada seseorang bahwa ketika berziarah ke makam KH Hasyim Asyari, kakeknya, Gus Dur 'didatangi' oleh KH Hasyim bahkan sempat 'berbicara' dengannya.

Gus Dur yang lahir di Jombang, 7 September 1940 meninggal dalam usia 69 tahun. Gus Dur meninggalkan istri tercintanya,Sinta Nuriyah dan empat orang anak yaitu lisa Qotrunada, Zanuba Arifah, Anisa Hayatunufus, Inayah Wulandari. 
 
Selamat jalan, Gus Dur, semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, mendapat pengampunan dan rahmat dari Nya.



Selasa, 22 Desember 2009

Kiamat 2012 Dalam Lamunan Seorang Blogger

Nonton video trailer kiamat 2012 bikin bulu kuduk jadi merinding. Padahal itu baru video, prediksi, rekayasa manusia. Bagaimana jika kita menghadapi hal yang sebenarnya?

Kabar tentang akan terjadinya kiamat pada 12 Desember 2012 (angka cantik neh), berawal dari ditemukannya ramalan suku Maya. Isu ini kemudian menyebar luas di internet. Diluncurkannya sebuah film fiksi bertitel "2012", menambah panas isu yang beredar.


Lalu pantaskah kita mempercayainya?


Itu terserah kepada kita sendiri. Jika ingin mencari referensi lebih jauh, akan kita temukan banyak prediksi dan tanggapan para ahli, terutama ahli fisika dan astronomi, akan apa sebenarnya musibah yang bakal menimpa bumi. Sebagaimana dituturkan oleh Bambang S Tedjasukmana dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bahwa pada sekitar tahun 2011-2012 akan terjadi badai matahari. Di berbagai pusat pemantauan cuaca negara-negara maju, penelitian ini telah ada sejak tahun 1960-an.


Sementara itu, sumber lainnya, pada tahun 2012 akan ada meteor yang menabrak bumi dan memusnahkan kehidupan. Betapa mengerikannya mengingat kembali peritiwa 8 Oktober 2009  lalu, ketika sebuah asteroid berkekuatan 3 kali bom atom yang menimpa Hiroshima, menembus langit Indonesia tepatnya di Bone, Sulawesi Selatan. Kita masih bisa bernafas lega karena asteroid tersebut meledak pada ketinggian 15-20 km dari permukaan bumi sehingga tidak menimbulkan kerusakan.


Mempercayai seratus persen pada ramalan manusia, bukanlah hal yang bijak. Apalagi kita sebagai manusia beriman, sepatutnya yakin bahwa kiamat itu pasti akan datang tetapi waktu terjadinya hanya Tuhanlah yang mengetahui. Aku sendiri ikut prihatin pada beberapa kasus bunuh diri yang dikaitkan dengan stress menghadapi kiamat. Kenapa kita harus stress? Padahal kita menyadari bahwa semua yang berumur pasti ada akhirnya, begitupun dunia.

Dalam lamunanku saat ini, tentang 2012, justru banyak hal indah yang kubayangkan akan terjadi. Pada tahun itu, aku berharap sudah mempunyai keluarga kecil yang bahagia, mengisi hari-hari dengan penuh cinta, bersama suami dan seorang bayi yang manis. Kubayangkan saat itu tabunganku sudah cukup untuk membeli sebuah rumah mungil di pinggir kota yang teduh, lengkap dengan halaman penuh bunga. Kuangankan pada tahun 2012, aku sudah samapai semester akhir kuliah S1, dan aku pastinya harus cermat membagi waktu, antara kerja, kuliah dan mengurus rumah. Setiap hari yang penuh makna, itulah yang ada dalam imajinasiku saat ini, tentang 2012.

Dan kalaupun jajni Tuhan datang pada saatnya nanti, kuserahkan jiwaku dan cintaku sepenuhnya. Karena hanya itulah yang kumiliki dan bisa kupersembahkan.